Breaking News

Monday, 8 February 2016

Tahu kah anda siapa musuh manusia yang sebenar nya???

Tanpa kita sadari, kita manusia memiliki masuh yang mesti kita lawan. Musuh yang akan menyesatkan kita ke dalam keburukan. Tapi apakah kalian semua tahu siapa musuh manusia tersebut?? Kita pasti tahu siapa itu setan!setan atau iblis ialah makhluk ciptaan Allah yang kafir dari kalangan jin yang membangkang. Setan telah berjanji kepada Allah untuk menyesatkan semua keturunan Adam AS.

“Iblis menjawab: "Demi kekuasaan Engkau aku akan menyesatkan mereka semuanya” (Qs. Shaad 38:82)

Setan akan menggoda manusia agar membangkang pada aturan Allah,supaya mereka mempunyai teman di neraka kelak.

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengikuti langkah- langkah syaitan. Barangsiapa yang mengikuti langkah-langkah syaitan, maka sesungguhnya syaitan itu menyuruh mengerjakan perbuatan yang keji dan yang mungkar” (Qs. An-Nuur 24:21)

Setan bukan hanya berasal dari bangsa jin, tetapi ada pula setan yang berwujud manusia.

“Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu syaitan-syaitan (dari jenis) manusia dan (dan jenis) jin” (Qs. Al-An’aam 6:112)

Setan yang menyerupai manusia tersebut ia lah manusia yang mengoda kita untuk membangkang perintah2 Allah dan Rasul-Nya.
Kemampuan setan terhadap manusia menurut Al-Quran hanyalah sebatas menghasut saja.
Setan tidak punya kemampuan untuk memaksa Manusia supaya meneruti apa yang dibisikannya.
Ia benar-benar hanya sebagai provokator saja yg hanya bisa sekedar membujuk, selanjutnya terserah manusia itu sendiri, apakah mau mengikuti himbauan/bisikannya itu, atau menolaknya. Manusia benar-benar makhluk  yg merdeka dalam menentukan pilihannya.

Iblis berkata :

”Sekali-kali tidak ada kekuasaan bagiku terhadapmu, melainkan (sekedar) aku menyeru kamu lalu kamu mematuhi seruanku, oleh sebab itu janganlah kamu mencerca aku, akan tetapi cercalah dirimu sendiri” (Qs. Ibrahim 14:22)
 
Dengan demikian jelaslah kita tidak bisa menimpakan kesalahan pada setan bila ada orang yg mengantuk pada waktu mengaji, ataupun enggan mengikuti pengajian dan ceramah agama.
Begitu juga kita tidak dapat sewenang2 menuduh setanlah yg bertanggung jawab penuh bila ada seseorang yg membunuh manusia. Ini semua adalah kesalahan manusia itu sendiri, mengapa ia rela mengikuti himbauan setan.

Semoga dengan mengetahui hal ini, hati nurani kita akan malu dan setitik pun tidak akan berani untuk mengorbankan Allah swt, naudzubillah min dzalik!Semoga kita semua selalu di berikan keimanan yang kuat oleh Allah untuk menghadapi godaan setan. Amin

No comments:

Post a Comment

Designed By